Minggu, 28 September 2014

Prinsip Kerja Printer

Di dalam sebuah Inkjet Printer
Bagian dari printer inkjet meliputi:

Print head – Inti dari sebuah printer inkjet, berisi serangkaian nozel yang digunakan untuk menyemprotkan tinta.

Ink Cartridge – Bergantung pada pabrik dan model printer, tinta kartrid datang dalam berbagai kombinasi, seperti terpisah cartridge hitam dan warna, warna dan hitam dalam satu cartridge atau bahkan untuk setiap tinta kartrid warna. Kartrid dari beberapa printer inkjet meliputi kepala cetak itu sendiri.

Print head stepper motor – Sebuah motor bergerak (print head dan tinta kartrid) bolak-balik melintasi kertas. Beberapa printer memiliki motor khusus agar print head printer berhenti total ketika tidak digunakan.

Belt – semacam sabuk digunakan untuk menjalankan print head.

Stabilizer bar – Print head menggunakan stabilizer bar untuk memastikan bahwa gerakan tepat dan dapat dikendalikan.

Paper tray/feeder – Sebagian besar printer inkjet memiliki sebuah tempat untuk memuat kertas. Tempat kertas biasanya terbuka di sebuah sudut di belakang printer atau di depan, yang memungkinkan Anda untuk menempatkan kertas di dalamnya.• Rol – Seperangkat gulungan untuk jalannya kertas ke paper tray dan menarik kertas ketika print head sudah siap untuk mencetak.


Paper feed stepper motor – Ini motor untuk menggerakkan rol kertas yang diperlukan untuk memastikan gambar dicetak secara kontinu.

Connection
Power supply - 
printer jaman dulu mempunyai power supply eksternal, tapi sekarang sebagian besar printer sudah menggunakan power supply yang dimasukkan ke dalam printer itu sendiri.• Control circuit – Kecil tetapi canggih yang dimasukkan ke printer untuk mengendalikan semua operasi mekanis, serta men-decode informasi yang dikirimkan dari komputer ke printer.

 Interface port-
Port paralel masih digunakan oleh banyak printer, tapi printer yang lebih baru sudah menggunakan port USB.

Panas vs Getaran - 
Beberapa jenis printer inkjet mengeluarkan tinta dalam berbagai cara. Ada dua teknologi inkjet utama saat ini digunakan oleh produsen printer:

Thermal bubble – Digunakan oleh produsen seperti Canon dan Hewlett Packard, metode ini sering disebut sebagai bubble jet. Dalam thermal printer inkjet, resistor kecil membuat panas, dan panas ini menguap ke tinta untuk membuat gelembung. Setelah menjadi gelembung, beberapa tinta didorong keluar dari nosel ke kertas. Tipikal bubble jet print head memiliki 300 atau 600 nozel kecil, dan semuanya bisa menembakkan tetesan secara bersamaan.

Piezoelectric – dipatenkan oleh Epson, teknologi ini menggunakan PIEZO kristal. Sebuah kristal terletak di bagian belakang reservoir tinta setiap nossel. Kristal menerima muatan listrik kecil yang menyebabkannya bergetar. Ketika kristal bergetar ke dalam, hal ini memaksa jumlah kecil tinta keluar dari nozzle. Ketika kristal bergetar keluar, kristal menarik lebih banyak tinta ke dalam reservoir untuk menggantikan tinta yang disemprot keluar.

Jadi, Cara kerja printer Inkjet sebagai berikut :

1.       Disaat kita meng-klik tombol OK atau Print, ada beberapa aksi yang dilakukan.
2.       Aplikasi perangkat lunak yang digunakan mengirimkan data yang akan dicetak ke printer driver.
3.       Driver menerjemahkan data yang dikirimkan menjadi data yang dapat dimengerti oleh printer dan memeriksa apakah printer siap untuk melakukan pencetakan.
4.       Data kemudian dikirimkan oleh driver dari komputer ke printer dengan menggunakan antarmuka koneksi paralel/USB.
5.       Printer menerima data dari komputer dan sejumlah data disimpan dalam Buffer. Buffer dapat berukuran dari 512 KB RAM hingga 16 MB RAM bergantung pada modelnya. Buffer sangat berguna karena mengijinkan komputer melakukan pencetakan dengan cepat daripada harus menunggu halaman yang sebenarnya untuk dicetak.
6.       Jika printer dalam status idle dalam waktu yang lama, biasanya akan dilakukan proses pembersihan head print terlebih dahulu. Setelah pembersihan selesai, printer siap untuk mencetak.
7.       Circuit Control mengaktifkan feed motor stepper untuk mengambil kertas. Motor ini mengaktifkan roll dan mengambil kerta yang ada pada tray kertas. Ada mekanisme kecil yang melakukan pengecekan pada tray kertas. Jika ada kertas yang terdeteksi, maka pencetakan dilakukan. Tapi jika tidak terdeteksi adanya kertas, LED pada printer akan menyala dan printer mengirim alert Printer is out of paper pada komputer.
8.       Setelah kertas dimasukkan, print head menggunakan belt untuk berpindah posisi mengitari kertas. Motor berhenti setiap sepersekian detik memberi waktu pada print head untuk menyemprotkan titik-titik tinta pada kertas sebelum kembali bergerak. Pergerakan ini terjadi begitu cepat sehingga terlihat seperti kontinyu.
9.       Beberapa titik dibuat dalam sekali semprot. Head print menyemprotkan warna CMYK dalam nilai yang tepat sehingga didapat warna yang diinginkan.
10.   Setelah mencapai batas sisi kertas, print head kembali ke sisi awal kertas (atau pada beberapa printer print head berputar/berbalik) dan kembali mencetak.
11.   Proses diatas berulang hingga tercetak satu halaman penuh. Waktu yang digunakan untuk mencetak satu halamann juga bervariasi, bergantung pada kompleksitas halaman ataupun gambar yang dicetak.
12.   Setelah pencetakan selesai, head print diposisikan disisi lain diluar area kertas. Feed motor stepper kemudian mendorong kertas hingga kembali ke tray dan pencetakan selesai. Saat ini, kebanyakan printer sudah menggunakan tinta yang cepat kering sehingga dokumen hasil cetak dapat langsung digunakan tanpa harus menunggu smudging terlebih dahulu.

|

Sebagian orang yang bersentuhan dengan komputer hanya mengetahui bahwa monitor adalah sebagai alat keluaran (output device). Mereka menggunakannya tanpa tahu bagaimana prinsip kerja dari monitor itu sendiri. Pada tulisan ini, saya akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana prinsip kerja monitor.
            
Berbicara tentang monitor, pastinya kita mengenal tentang pixel dan resolusi. Apa sih sebenarnya pengertian dari pixel dan resolusi tersebut? Pixel adalah titik-titik kecil yang membentuk gambar yang ditampilkan dalam monitor. Pixel merupakan kependekan dari “picture elements”. Sedangkan resolusi merupakan suatu ukuran pada monitor yang ditentukan dari jumlah pixel pada layar monitor tersebut. Contohnya saja sebuah monitor memiliki resolusi 1366×768, artinya adalah jumlah pixel secara mendatar adalah 1366 buah, sedangkan secara enurun adalah 768.
Prinsip kerja monitor CRT (Cathode Ray Tube) adalah sebagai berikut  :
  • elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya.
  • Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu di tabung bagian dalam.
  • Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu.
  • Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu.
  • Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.
Sederhananya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar elektron menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara, untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya, kita dapat melihat objek yang seolah-olah bergerak di monitor.
          Karena menggunakan sinar electron, monitor jenis CRT juga menghasilkan emisi berupa radiasi sinar electron. Menurut sejumlah riset, hal ini lah yang akan menyebabkan penurunan kualitas penglihatan mata apabila terlalu lama melihat monitor jenis ini.
          Oleh sebab itu, muncullah teknologi baru yang menggantikan tabung gambar yang merupakan sumber radiasi sinar electron yaitu teknologi LCD (Liquid Crystal Display). Dikarenakan tidak menggunakan tabung gambar lagi, tentunya monitor akan lebih ramping dan lebih ringan. Selain itu, teknologi yang satu ini disebut-sebut akrab bagi kesehatan penggunanya.

          LCD (Liquid Crystal Display) terdiri dari dua bagian utama, yaitu Backlight dan Kristal cair. Backlight adalah sumber cahaya LCD yang terdiri dari 1 sampai 4 buah (berteknologi seperti) lampu neon. Lampu Backlight ini berwarna putih.

Cara kerja Monitor LCD yaitu,Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda. Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan.

Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu. Kristal cair dapat berubah sudutnya. Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna. Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus (sehingga di layar akan tampil warna hitam). Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.

Seiring berkembangannya teknologi, maka muncullah jenis teknologi monitor yang baru, yaitu LED (Light Emitting Diode). Teknologi ini menggunakan cahaya pancaran diode (light emitting diode) sebagai sumber cahaya monitor. LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang berwarna-warni. Warna hitam akan menjadi benar-benar hitam, bukan hitam abu-abu, dan warna LED lebih realistic dibandingkan monitor LCD. Monitor LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh rate yang tinggi.

Pengertian Dan Cara Kerja CPU
CPU adalah singkatan dari Central Processing Unit, yaitu perangkat keras komputer (harware) yang bertugas melaksanakan perintah dan mengolah data dari perangkat lunak. Sering disebut sebagai prosesor, atau otaknya komputer. CPU itu sendiri adalah komponen internal komputer. CPU bentuknya kecil dan persegi, berisi beberapa konektor logam pada bagian bawahnya untuk dimasukkan secara langsung ke soket CPU pada motherboard. Setiap motherboard hanya mendukung jenis tertentu dari CPU sehingga anda harus memeriksa spesifikasi motherboard sebelum mencoba untuk mengganti atau meng-upgrade CPU. Berbarengan dengan CPU umumnya juga dilekatkan heat sink dan kipas kecil yang terpasang langsung di atas CPU untuk membantu menjaga agar tidak terlalu panas.

Komponen CPU

CPU terdiri atas tiga komponen, yaitu:

Control Unit, atau Unit Kontrol, bertugas sebagai pusat dari pengendalian komputer yaitu mengambil berbagai data dan instruksi dari memori untuk diproses, menyeleksi instruksi yang berhubungan dengan fungsi logika dan aritmetika dan mengirimkannya ke bagian ALU untuk diproses, mengawasi kerja ALU, mengatur alat-alat input output, dan membawa kembali hasil (output) pemrosesan ke memori utama.

ALU (Arithmetic and Logical Unit), berfungsi melakukan proses perhitungan aritmatika dan logika sesuai dengan instruksi program.
Register, berfungsi sebagai memori tempat penyimpanan data atau instruksi yang akan diproses. Data dari memori utama (RAM) diambil  kemudian ditempatkan di register, selanjutnya data dari registerlah yang diproses. 

Metode Kerja

metode kerja CPUSaat sebuah program akan dieksekusi, maka isi program tersebut yang berada di dalam harddisk diambil dan di masukkan ke RAM. Control Unit membedakan instruksi dan data, instruksi ditempatkan ke Program-Storage sedangkan data ditempatkan di Working-Storage. Selanjutnya instruksi dan data tersebut di ambil oleh Control Unit di simpan di Register. Bila instruksi merupakan perhitungan logika atau aritmatika, maka ia dibawa ke ALU untuk diproses. Hasilnya akan ditampung di Accumulator. Control Unit akan mengambilnya dan membawanya kembali ke RAM yang kemudian di tampilkan hasilnya ke alat output.Daftar MicroPrcessor Yang Umum Dikenal

Berikut ini daftar dari CPU yang umum dikenal:

AMD: Athlon, Athlon 64, Athlon XP, Duron, Opteron, Sempron, Turion.
ARM: ARM.
Digital Equipment Corporation: V-11, MicroVAX 78032, CVAX, Rigel, Mariah, NVAX, Alpha, StrongARM.
Elbrus: Elbrus-3.
Fairchild Semiconductor: Clipper.
Hewlett-Packard: Capricorn, FOCUS, PA-7000 ~ PA-8900, Saturn.
IBM: IBM 801, Cell Processor, Broadway Processor.
POWER: POWER 1 ~ 6, RISC Single Chip, P2SC.
PowerPC-AS: A10, A25, A30, RS64.
Intel: Itanium, Xeon, Core i5, Core i7, Core 2, Core, Pentium ( Pro, MMX, II, III, 4, D, M, Dual-Core), Celeron, Atom.
MIPS Technologies: R2000, R3000, R3000A, R4000, R4400, R6000, R8000, R10000, R12000, R14000, R16000.National Semiconductor: NS320xx.
NEC: V20/V25/V40 dan V30/V33/V50.
SPARC: SPARC.
Texas Instruments: TMS1000, TMS1100, TMS7000, TMS9900.
VIA: VIA, VIA C3, VIA C7, VIA Eden.
Western Electric: WE-32000.
Zilog: Zilog, Z80, Zilog Z8000.